Showing posts with label Hamil. Show all posts
Showing posts with label Hamil. Show all posts

Memahami Proses Persalinan

proses persalinan
Proses persalinan merupakan momen yang sangat dinanti. Kehamilan secara menyeluruh akan diakhiri dengan terjadinya kelahiran. Persalinan yang telah dekat akan ditandai dengan beberapa gejala di antaranya terjadinya pembukaan mulut rahim. Pecahnya ketuban dan terjadinya kontraksi yang kontinyu atau teratur. Jika ketiga tanda-tanda tersebut telah muncul maka calon ibu diharapkan segera ke dokter yang akan menangani proses persalinan selanjutnya. Bagaimana proses persalinan  tersebut berlangsung? Berikut uraiannya.

Pada dasarnya, dalam dunia medis, proses persalinan dibagi menjadi tiga tahapan yakni tahap kala 1, tahap kala 2 dan tahap kala 3.  Tahapan kala 1 adalah stadium dilatasi serviks. Kala 1 ini berlangsung mulai dari onset persalinan sampai pada dilatasi serviks yang kompleks. Durasi waktu secara umum dari kala 1 ini adalah 10 sampai 12 jam di primigravida nda antara 4 hingga 6 jam pada multipara. Kala 1 ini juga disebut dengan nama tahap pembukaan sebab memang dimulai dengan keluarnya lendir bercampur darah yang merupakan penutup mulut rahim. Kala 1 ini dibagi lagi ke dalam dua fase yakni fase laten dan juga fase aktif. Fase laten ditandai dengan terjadinya pembukaan serviks yang berjalan lambat hinnga ukuran 3 cm. Sementara itu fase aktif adalah tahapan yang dibagi lagi ke dalam 3 subfase yakni akselerasi, steady dan juga deselerasi.  Di akhir kala 1, pembukaan jalan lahir sang janin sudah mendekati sempurna dan ditandai dengan kontraksi yang sering dan makin kuat.

Cara Tepat Menghitung Usia Kehamilan

menghitung usia kehamilan
Menghitung usia kehamilan bukan merupakan perkara yang mudah. Kadang saat seorang wanita mengetahui ia sedang hamil, ia hanya bisa menebak usia janinnya kurang dari sebulan sebab biasanyanya patokan hamil atau tidak adalah menstruasi yang datang sekali dalam sebulan. Namun akurasi hitungan ibu memang tidak akan setepat hitungan ahli medis. Mereka menggunakan beberapa teknik dalam menentukan usia kehamilan pasien. Dan hitungannya bukan bulan tetapi minggu. Berikut beberapa metode yang lazim digunakan dalam menentukan usia kehamilan.

Cara menghitung usia kehamilan yang pertama adalah dengan menggunakan metode kalender. Penggunaan metode ini mutlak membutuhkan pengetahuan lebih mengenai siklus haid seseorang. Sebab penghitungannya  didasarkan pada  tanggal berapa haid anda yang terakhir. Kemudian tanggal itu akan diolah dengan menggunakan rumus Naegele yaitu tanggal terakhir haid +7, kemudian bulan haid – 3 serta tahun ditambah dengan angka 1.

Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Muda

makanan sehat ibu hamil muda
Berada di awal masa kehamilan memang sangat menyenangkan sekaligus mengkhawatirkan sebab pada momen awal ini janin masih sangat sensitif. Hal lain yang membuat fase ini krusial adalah kondisi psikis dan fisik ibu yang kurang baik. Di awal masa kehamilan biasanya ibu akan drop, baik itu nafsu makan, kondisi emosional dan juga kesehatan. Di sisi lain, janin yang dikandung memerlukan ketenangan emosional, asupan gizi yang baik serta energi ibu untuk menjamin kelangsungannya. Salah satu komponen yang wajib digarisbawahi adalah asupan gizi. Sebab ia bisa memperbaiki komponen lain seperti kondisi emosional dan juga fisik ibu. Karena itu pola konsumsi ibu yang sedang berada di awal kehamilan harus dijaga. Berikut daftar makanan sehat untuk ibu hamil muda yang patut Anda ketahui.

Makanan sehat untuk ibu hamil muda yang pertama adalah beras merah atau coklat. Mengapa bukan beras putih? Alasannya adalah karbohidrat pada beras merah cukup kompleks sehingga jauh lebih baik jika dibandingkan dengan beras putih. Selain itu, beras merah juga mengandung serat sehingga akan sangat baik untuk mengurangi gejala sembelit yang biasanya muncul pada ibu di awal kehamilan.

Masa Kehamilan Dengan Resiko Tinggi

kehamilan resiko tinggi
 Bagi wanita, hamil merupakan langkah besar yang membawa ia pada dunia baru. Menjadi seorang ibu tak mudah. Sama sulitnya dengan menjadi seorang wanita hamil. Sebab pada fase ini wanita rawan kehilangan janin pun nyawanya sendiri. Data statistik memperlihatkan kenyataan bahwa  kehamilan yang sehat mencapai persentase 80% hingga 90%. Selebihnya, merupakan porsi kehamilan resiko tinggi. Apa yang dimaksud kehamilan dengan resiko tinggi tersebut?

Berdasarkan defenisi medis, kehamilan resiko tinggi merupakan kondisi yang dapat berpengaruh pada keadaan ibu dan juga janinnya. Kondisi tersebut umumnya membahayakan dan disebabkan oleh faktor resiko yang beragam.  Adapun faktor pemicu kehamilan resiko tinggi tersebut antara lain:

Memahami Proses Terjadinya Kehamilan

proses terjadinya kehamilan
Proses terjadinya kehamilan bukanlah hal yang mudah untuk dijelaskan pun dipahami terlebih bagi mereka yang awam terhadap dunia medis. Secara sederhana, kehamilan bisa diartikan sebagai kondisi dimana terdapat janin di dalam tubuh wanita sebagai akibat dari aktifitas seksual dengan pasangannya. Defenisi tersebut tentu terlalu sederhana jika kita menilik dari aspek biologis sebab kehamilan merupakan peristiwa yang kompleks. Jadi, bagaimana dunia medis memanda proses terjadinya kehamilan itu sendiri?

Secara umum, proses terjadinya kehamilan dibagi ke dalam dua fase yakni proses sebelum embrio terbentuk dan proses setelah embrio terbentuk. Dalam fase sebemum embrio belum terbentuk, terdapat dua tahapan yakni:
  1. Fase Uterus yang dibagi lagi ke dalam 3 fase yakni fase proliferasi, fase sakresi, fase menstruasi.
  2. Fase Ovarium yang juga dibagi ke dalam 3 bagian yang saling terkoneksi yakni fase folikularis, fase ovulasi, dan fase luteal.

Apa itu Persalinan Sungsang?

persalinan sungsang
Persalinan sungsang adalah istilah yang merujuk pada kondisi dimana terdapat kelainan pada letak bayi. Jika pada bayi normal, kepala berda di bawah dekat dengan mulut rahim, maka pada persalinan sungsang yang terjadi adalah sebaliknya. Sungsang adalah keadaan dimana bokong janin atau bagian kaki dari janin berada pada bagian bawah rongga rahim ibu atau kavum uteri. Menurut penelitian terbaru dari Kanada, persalinan dengan posisi sungsang bukanlah hal yang berbahaya apabila para tenaga medis mengetahui cara yang tepat mengeluarkan sang bayi.

Persalinan sungsang adalah sebuah proses persalinan untuk mengeluarkan janin yang posisinya membujur di dalam rahim dimana posisi bokong atau kaki bayi lahir terlebh dahulu dibandingkan bagian tubuh lainnya. Letak sungsang berdasarkan statistik bisa terjadi dengan presentase 3 sampai 4% dari total persalinan yang ada. Persalinan sungsang ini terjadi dengan rasio 25% dari persalinan di bawah usia 28 minggu, dan sebanyak 7 % pada persalinan dengan usia 32 minggu.

Atasi Kaki Bengkak Saat Hamil!

kaki bengkak saat hamil
Perubahan postur tubuh saat hamil adalah hal yang wajar. Berat badan memang akan bertambah, perut semakin membesar, pipi tampak lebih chubby dari biasanya. Tapi jangan khawatir, semua hal tersebut normal. Anda baru boleh was-was jika Anda menjumpai salah satu bagian tubuh bengkak dan terlihat tak wajar. Keluhan yang paling umum ditemui salah satunya adalah kaki bengkak saat hamil. Kondisi ini umum ditemui dan menurut pakar kesehatan, masih tergolong hal yang wajar. Meski demikian, tentu bukan persoalan yang mudah jika bengkak kaki Anda semakin bertambah. Sebab dalam keadaan hamil, kaki menopang beban sebanyak dua kali lipat dari kondisi normal. Kabar baiknya, kaki bengkak bisa dicegah agar tak bertambah parah!

Penyebab Kaki Bengkak 

Berdasarkan catatan medis, penyebab kaki bengkak saat hamil adalah kecenderungan tubuh menahan cairan. Dan, selama masa hamil, tubuh mengunci cairan 30% lebih banyak dari yang dilakukannya dalam kondisi normal. Keberadaan cairan ini diperparah dengan kondisi rahim yang semakin hari semakin bertambah besar. Karenanya, pembuluh darah balik di bagian kaki  akan tergencet sehingga arus balik darah ke jantung terganggu. Dengan kondisi tersebut, cairan macet dan tertimbun di bagian kaki. Kondisi kaki bengkan saat hamil ini biasanya terjadi pada trimester tiga kehamilan, yakni 7 bulan ke atas.

Kehamilan Trimester Kedua: Apa Yang Harus Anda Lakukan?

kehamilan trimester kedua
Hamil merupakan hal yang membahagiakan sekaligus mengkhawatirkan. Hal ini wajar mengingat pada momen tersebut, sang ibu dituntut untuk berhati-hati sebab semua hal yang ia lakukan memiliki dampak terhadap janin yang ia kandung. Dalam dunia medis, masa kehamilan wanita dibagi kedalam 3 fase yakni kehamilan trimester pertama, kehamilan trimester kedua dan kehamilan trimester ketiga. Masing-masing fase ini memiliki titik perkembangan yang berbeda. Namun, hampir semua ibu sepakat bahwa mas kehamilan trimester kedua adalah fase yang paling menyenangkan. Mengapa demikian?

Kehamilan trimester kedua merupakan fase kehamilan dengan usia 4 hingga 6 bulan. Jika pada trimester pertama, wanita didera perasaan yang tidak enak, maka hal sebaliknya secara umum terjadi pada trimester kedua dimana perasaan lebih nyaman dengan sendirinya muncul. Pada trimester kedua ini, bayi di dalam perut juga sudah mulai menunjukkan keberadaannya dengan cara menendang dan bergerak. Hal ini yang membuat ibu jauh lebih bahagia. Selain hal tersebut, pada kehamilan trimester kedua, wanita merasakan efek mual sudah jauh berkurang, emosi yang cenderung lebih stabil dan gairah untuk melakukan aktifitas seksual sudah kembali normal. Karenanya, kehamilan trimester kedua ini sering disebut “periode bulan madu”.

Apa Itu Kehamilan Ektopik?

kehamilan ektopik
Hamil secara sederhana didefenisikan sebagai pertumbuhan dan juga perkembangan janin di dalam rahim yang dimulai sejak konsepsi (pembuahan) dan berakhir saat permulaan pesalinan. Pendapat lainnya adalah melahirkan adalah proses yang diawali dengan pembuahan, kemudian fase pembentukan bayi di dalam rahim, dan diakhiri dengan lahirnya bayi. Defenisi tersebut merupakan kehamilan yang berlangsung secara normal. Artinya, janin tertanam dan tumbuh di dalam rahim. Namun, hal tersebut tidak selamanya sesuai dengan pola yang kita anggap normal. Terkadang, janin bisa tertanam dan tumbuh di tempat yang tidak semestinya. Hal tersebut dikenal dengan istilah kehamilan ektopik.

Pada kehamilan yang berjalan normal, telur yang telah dibuahi akan melalui tempat yang disebut tuba falopi atau saluran tuba dan menuju ke uterus atau rahim. Telur yang telah dibuahi tersebut akan melekat atau tertanam secara implant pada rahim dan kemudian tumbuh dan berkembang menjadi janin. Sementara itu, pada kehamilan ektopik, telur yang telah dibuahi akan melekat dan tumbuh juga berkembang di tempat yang tak semestinya misalnya di saluran tuba atau tuba falopi, di dalam ovarium atau indung telur, di dalam perut atau rongga abodemen, di dalam leher rahim atau serviks. Jika didasarkan pada statistik, sebanyak 98% kasus kehamilan ektopik terjadi di dalam tuba falopi.

Manfaat Vitamin Untuk Ibu Hamil

vitamin ibu hamil
Vitamin atau Vital Amine merupakan kelompok senyawa organic amina dengan bobot massa molekul yang kecil. Vitamin memiliki fungsi yang cukup vital terutama dalam sistem metabolisme mahluk hidup. Vitamin sendiri digolongkan sebagai senyawa yang tidak bisa dihasilkan oleh tubuh. Oleh sebab itu, satu-satunya cara memperoleh asupan vitamin adalah dengan mengkonsumsi buah-buahan yang segar dan dalam kondisi yang baik. Vitamin dibagi ke dalam beberapa jenis di antaranya A, C, D, E, K, dan juga B. Vitamin B ini dibagi lagi ke dalam beberapa jenis yakni tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, folat,Vitamin B6 dan juga vitamin B12. Konsumsi vitamin sangat penting utamanya bagi ibu hamil. Vitamin ibu hamil memegang peranan yang penting bagi kesehatan ibu dan bayi yang sedang dikandungnya.

Dalam kondisi hamil, seorang wanita membutuhkan sejumlah vitamin dengan takaran dua kali lipat dari konsumsi normal. Vitamin sangat baik untuk mengoptimalkan tumbuh dan kembang janin di dalam perut juga baik bagi si ibu. Vitamin A misalnya, komponennya sangat baik untuk meningkatkan daya tahan sang ibu, memperbaiki kualitas penglihatan, menjaga kesehatan kulit selama masa kehamilan, menjaga kesehatan gigi, membuat rambut kokoh dan tidak rontok serta menguatkan kuku. Vitamin A banyak dijumpai di wortel, beberapa sayuran hijau, minyak ikan, minyak goreng, susu, telur dan juga margarine. Porsi ideal untuk ibu hamil adalah 3 per harinya.

Program Senam Hamil

senam hamil
Senam hamil banyak dianjurkan oleh dokter kandungan sebab terbukti mampu memperkuat pernafasan pada saat proses persalinan sedang berlangsung. Dengan demikian secara tidak langsung, senam hamil juga membantu memperlancar jalannya proses kelahiran sang baby. Selain itu, senam hamil juga akan membuat badan ibu lebih bugar dan berimbas pada pikiran yang lebih rileks. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari senam hamil ini. Maka itu wajar jika semua dokter merekomendasikkannya. Lantas, kapan seorang ibu yang sedang hamil bisa memulai senamnya?

Pelaksanaan senam hamil bisa dimulai saat janin di dalam rahim telah mencapai usia lebih dari 3 bulan. Sebab di bawah usia 3 bulan, janin belum melekat kuat pada dinding rahim. Sehingga masih rentan terganggu oleh gerakan-gerakan luar sang ibu. Ada beberapa syarat yang dikemukakan dokter kandungan bagi ibu yang ingin mengikuti senam hamil. Pertama, kondisi ibu telah diperiksa secara seksama  oleh tenaga medis dan hasilnya ia sehat untuk melakukan gerakan senam. Syarat selanjutnya adalah latihan senam dilakukan secara disiplin dan teratur dan yang paling penting adalah dalam batas sanggup si ibu hamil. Syarat terakhir adalah ibu hamil harus selalu didampingi ahli senam selama melakukan gerakan senam. Jadi jangan coba saat di rumah terlebih saat Anda sendiri!

Tips Menjaga Kehamilan Usia Muda

tips menjaga kehamilan muda
Tahukah Anda bahwa kehamilan pada minggu-minggu awal sangat rawan? Jika tidak hati-hati, akibat paling parah yang bisa muncul adalah gugurnya janin.Sebagai seorang ibu, tentu Anda tak menginginkan hal tersebut. Karenanya penting untuk menjaga kehamilan extra hati-hati. Ada beberapa tips menjaga kehamilan usia muda yang wajib Anda ketahui. Berikut rangkumannya yang kami ambil dari beberapa sumber terpercaya:
  1. Tips pertama adalah menghindari aktifitas yang berat. Pada awal kehamilan, secara umum wanita sangat mudah lelah bahkan ada sebagian yang sampai pingsan oleh karena tekana darah yang rendah. Karena itu, jangan paksakan diri Anda melakukan pekerjaan yang berat. Jangan beridiri terlalu lama dan janga pula duduk terlampau lama. Usahakan istirahat Anda cukup. Namun jangan juga terlalu lama berdiam diri sebab akan membuat badan Anda justru semakin tidak enak.
  2. Tips menjaga kehamilan muda selanjutnya adalah menghindari rokok, obat-obatan tertentu, kafein, alkohol dan semua zat-zat yang bisa membahayakan kehamilan. Alkohol juga rokok bisa menganggu dan menghambat perkembangan janin Anda. bahkan kabarnya, jika sang ibu perokok, maka kemungkinan bayi terlahir tidak sempurna akan semakin besar. Sementara itu kafein juga sangat direkomendasikan untuk dihindari sebab bisa mempengaruhi jumlah zat besi di dalam darah dan akan memperparah gejala anemia yang lazim diderita wanita yang sedang hamil. Jadi, sebaiknya cermat!

Pahami Tanda-Tanda Kehamilan

tanda-tanda kehamilan
Setiap pasangan pasti mengharapkan kehadiran momongan sebagai pelengkap keluarga yang tiada ternilai. Sayangnya ada sebagian pasangan yang belum mengetahui tanda-tanda kehamilan. Hal ini paling umum terjadi pada pasangan muda yang baru saja menikah. Memahami tanda hamil sesungguhnya penting sebab tak jarang yang kehilangan janin dikarenakan ketidaktahuan mereka. Minggu-minggu pertama masa kehamilan merupakan fase yang rentan. Jadi, bagaimana bisa berhati-hati kalau Anda tak tahu sedang hamil? Berikut beberapa tanda-tanda yang bisa Anda cermati sebagai ciri seseorang sedang hamil.

 Tanda-tanda kehamilan yang pertama adalah Morning Sickness atau merasa mual di pagi hari. Gejala ini banyak dialami oleh wanita. Meski ada juga sebagian yang tidak merasakannya. Rasa mual ini biasanya muncul di minggu awal kehamilan. Hal ini merupakan reaksi yang wajar dari rubuh ibu yang belum terbiasa dengan kehadiran janin. Reaksi penolakan ini biasanya diikuti keengganan untuk makan. Bahkan ada sebagian wanita yang mengalami pingsan di fase ini.

Jenis Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil

makanan untuk ibu hamil
Saat hamil, kebutuhan gizi seorang ibu menjadi dua kali lipat mengingat ia tidak hanya makan untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk bayi yang ia kandung. Apabila calon ibu tidak memperhatikan kebutuhan gizi, bukan hal yang tidak mungkin jika perkembangan bayi tidak optimal pun kesehatan ibu bisa terancam. Jadi membatasi makanan saat hamil adalah langkah keliru. Walau demikian, tidak semua jenis makanan bisa dikonsumsi. Ada beberapa komponen makanan untuk ibu hamil yang memang direkomendasikan sebab memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan bayi yang sedang dikandung. Apa saja?

Dalam hirearki kesempurnaan makanan, boleh jadi ikan salmon menempati urutan pertama. Komponen yang dikandung jenis ikan yang satu ini sangat baik bagi ibu dan bayi yang dikandung sebab mengandung sejumlah protein, asam omega-3, kalsium dan masih banyak lagi lainnya. Konsumsi ikan ini akan membuat pertimbihan janin optimal sebab pasokan proteinnya cukup. Sementara itu asam omega-3 akan membantu perkembangan otak bayi. Dan kalsium akan memberikannya tulang kuat yang kokoh.

Anemia Pada Kehamilan: Ketahui dan Lawan!

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh organisasi kesehatan dunia WHO pada tahun 2005, ditemukan fakta bahwa sebanyak 35% ibu yang sedang hamil mengalami kekurangan darah atau Anemia. Hal yang mencengangkan sebab sebanyak 75% ibu tersebut berada di Negara yang sedang berkembang. Memang anemia pada kehamilan merupakan persoalan yang sedang diperangi oleh Kementrian Kesehatan. Jika didasarkan pada statistik, di Indonesia sendiri, sebanyak 62,3% ibu mengalami anemia defisiasi besi atau biasa juga dikenal dengan singkatan ADB. Apa sebenarnya anemia pada masa kehamilan itu?

Kekurangan Zat Besi

Menurut buku yang diterbitkan secara berkala oleh Kementrian Kesehatan, yang dimaksud dengan anemia dalam masa hamil adalah kondisi dimana wanita memiliki jumlah hemoglobin yang sangat rendah di bawah 11 gram di trimester I dan juga II atau kurang dari 10,5 gram di trimester II. Jika hemoglobin menurun maka kapasitas angkut oksigen yang dibutuhkan oleh organ penting ibu dan juga janin akan ikut berkurang.  Fungsi hemoglobin ini cukup fundamental sebab jika jaringan kekurangan oksigen maka proses metabolisme di dalam tubuh akan terganggu. Kebanyakan ibu hamil di Indonesia mengalami anemia defiasi zat besi atau ADB. Zat besi sendiri merupakan komponen bahan baku pembuatan sel darah merah atau hemoglobin. Jika ibu hamil kekurangan zat besi maka hemoglobinnya akan berkurang yang berakibat pada jumlah oksigen yang dialirkan dan sebagai muaranya, metabolisme untuk membakar energi menjadi berkurang. Ibu yang mengalami hal ini akan susah beraktifitas normal dalam kesehariannya.

Mencegah Hipertensi Dalam Kehamilan

Hamil merupakan momen yang membahagiakan bagi wanita. Dalam fase ini wanita biasanya mengalami banyak perubahan baik itu secara psikologis maupun psikis. Momen hamil juga banyak disebut sebagai kondisi rawan sebab jika sebuah gejala tidak diatasi secara tepat maka bisa berakibat pada keselamatan ibu dan bayi yang sedang dikandung. Salah satu gejala (bisa juga disebut penyakit) yang sering dijumpai pada ibu hamil adalah hipertensi. Kondisi ini perlu mendapat perhatian dini dan serius sebab pengaruhnya cukup signifikan. Apa sebenarnya yang dimaksud hipertensi dalam kehamilan?

Jika didasarkan pada pendapat American Committee On maternal welfare, hipertensi dalam masa hamil dibatasi sebagai berikut:
  1. Kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah yang angkanya di atas 30.20 mmHg jika dihitung dari nilai sebelum wanita hamil atau dikenal dengan istilah nilai transver pertama
  2. Kondisi dumana nilai tekanan darah absolute pada ibu melebihi angka 140/90 mmHg dalam setiap tingkatan atau stadium kehamilan.

Tips Jitu Mempercepat Kehamilan

Bagi Anda yang telah berkeluarga, memiliki momongan tentunya merupakan hal yang membahagiakan. Untuk melengkapi kebahagian keluarga, menunggu hamil tentu bukanlah hal yang bijaksana. Anda semestinya berusaha sama halnya saat Anda mengusahakan pendidikan, karir, dan kegiatan Anda lainnya yang selalu masuk ek dalam list daftar penting dalam agenda. Mengusahakan kehamilan adalah langkah yang baik ketimbang hanya menunggu. Berikut beberapa tips mempercepat kehamilan yang dirangkum dari berbagai sumber.

Sebelum memulai usaha untuk hamil, ada baiknya jika Anda melakukan langkah pemeriksaan atau preconception checkup. Konsultasikan pada dokter tentang keingingan Anda dan hal-hal apa saja yang bisa menghambat keinginan Anda tersebut. Pastikan pula Anda dan pasangan ada di wilayah “normal” untuk mendapatkan keturunan. Hal lain yang patut Anda tanyakan adalah jenis vitamin yang bisa menghambat Anda untuk hamil. Ada beberapa vitamin yang mengandung jenis asam folat. Sebagai informasi, asam jenis ini bisa mengurangi potensi Anda memiliki Anak. Seorang dokter dari Stanford University School of Medicine berkata bahwa sebaiknya sembuhkan dulu permasalahan kesehatan Anda sebelum memutuskan untuk memiliki anak.

Setelah Anda dan pasangan sehat, mulailah menjalankan tips mempercepat kehamilan yang pertama yakni membaca siklus. Hal ini cukup penting terutama bagi wanita. Tandai masa ovulasi Anda sebab hal tersebut adalah momen paling tepat untuk hamil. Ada beberapa gejala yang ditunjukkan saat wanita sedang dalam masa ovulasi diantaranya terdapat perubahan mocus servikal yang jadi lebih kental dari biasanya, munculnya rasa nyeri secara tiba-tiba di satu sisi dan lain-lain.  Cara lain untuk menentukan masa ovulasi adalah dengan menghitung hari pertama Anda menstruasi. Biasanya ovulasi akan ada pada hari ke 9 setelah haid. Tapi tak jarang juga yang mulai mengalami ovulasi pada hari ke-14 apabila siklus haidnya teratur selama 28 hari sekali.

Setelah memahami waktu yang tepat, beberapa pakar juga menambahkan posisi yang tepat agar cepat hamil. Posisi yang dimaksud adalah gaya Anda saat bercinta dengan suami. Kabarnya, posisi misionaris akan membuat sperma sampai ke indung telur dengan sempurna ketimbang gaya lainnya. Misionaris sendiri adalah posisi dimana sang istri terlentang dan suami di bagian atas. Meski demikian, tak seidkit pula para ahli yang meragukan posisi menentukan kehamilan ini sebab tidak ada askurasi ilmiah yang mendukung teori posisi memperbesar peluang hamil.
 

Tips mempercepat kehamilan selanjutnya adalah menentukan jadwal bercinta dengan pasangan. Bercinta setiap hari itu bukan hal baik sebab akan mengurangi kuantitas juga kualitas sperma pasangan. Lakukan kegiatan seksual Anda tiga atau empat kali dalam seminggu. Anda bisa melakukan teknik selang seling. Hari ini lakukan dan besok tidak. Begitu seterusnya. Hal lain yang patut Anda perhatikan adalah kebiasaan kecil yang berdampak buruk pada kesuburan Anda. Beri tahu suami Anda agar ia tak memakai pakaian dalam yang terlampau ketat sebab akan mempengaruhi kualitas spermanya. Kebiasaan menyimpan handphone di saku celana juga sangat rentan. Radiasi selular akan membuat sperma Anda tak “lincah”. Jangan juga sering berendam di air panas!

Tips mempercepat kehamilan lainnya adalah memperbaiki gaya hidup. Rajinlah berolahraga, selain membuang stess jauh, kegiatan fisik juga kan menjaga kesehatan Anda. Selain itu, konsumsi makanan yang memang baik bagi kesuburan. Misalnya pria memperbanyak tauge sementara wanita bisa menggiatkan konsumsi buah alpukat dan semangka.  Perhatikan pula berat badan Anda. Jika terlalu kurus pun gemuk, akan membuat potensi hamil makin rendah. Hal lain yang wajib Anda perhatikan adalah kualitas hubungan dengan pasangan. Hangatkan hubungan dengan hal-hal yang kecil tapi menyenangkan. Hal terakhir yang harus Anda lakukan adalah berdoa. Doa merupakan sugesti. Jadi giatkan usaha, doa, selebihnya Tuhan yang menentukan! Selamat mencoba ya.

Cara Jitu Mencegah Kehamilan

Cara mencegah kehamilan
Bagi Anda yang telah menikah, memiliki momongan merupakan hal yang tentu membahagiakan. Namun, oleh sebab beberapa alasan seperti karir dan kesiapan mental, Anda dan pasangan memilih untuk menunda kehamilan hingga Anda benar-benar siap untuk itu. Memang untuk menjadi orang tua bukanlah perkara gampang. Kesiapan fisik yang tidak dibarengi dengan kesiapan mental akan membuat anak Anda kelak menjadi korbannya. Nah bagi Anda yang sedang ada dalam kondisi demikian, berikut beberapa cara untuk mencegah kehamilan yang bisa Anda terapkan sembari mematangkan mental untuk memiliki keturunan.

Pantangan Bagi Ibu Hamil

Mempunyai keturunan adalah dambaan semua pasangan. Oleh sebab itu, wajar jika momen hamil banyak diharapkan. Hamil memang sesuatu yang membahagiakan sebab wanita juga pria selangkah lagi mendapatkan kehidupan yang baru yakni menjadi seorang ibu dan juga ayah. selain membahagiakan, sesungguhnya masa hamil juga merupakan masa yang rawan. Ibu yang hamil dituntut untuk menghindari beberapa hal agar ia dan janinnya sehat sampai proses persalinan selesai. Berikut ini beberapa pantangan ibu hamil yang bisa dijadikan acuan dalam merawat kesehatan janin dalam perut ibu.

Pantangan Terkait Makanan

Pantangan ibu hamil terkait dengan makanan cukup banyak. Kita sering mendengar bahwa ibu yang sedang hamil dilarang untuk mengkonsumsi kopi karena kandungan kafeinnya tidak baik bagi ibu yang hamil. Hal ini tidak sepenuhnya salah pun benar. Ibu hamil boleh saja mengkonsumsi kopi tetapi dalam takaran yang tidak berlebihan. Dan perlu diingat bahwa sumber kafein tak hanya kopi tetapi juga teh, coklat, minuman berkarbonasi, minuman ebergi dan masih banyak lagi lainnya.

Pantangan selanjutnya adalah tidak mengkonsumsi pemanis buatan dan juga makanan kalengan yang cenderung mengandung komponen bahan kimia yang tinggi. Pemanis buatan misalnya, jika dikonsumsi akan berakibat buruk pada perkembangan otak bayi dan kabarnya bisa menurunkan kualitas IQ bayi. Sementara itu, makanan kalengan dengan bahan kimia bisa saja mempengaruhi kesehatan bayi  Anda. Jadi lebih baik memasak bahan segar langsung daripada menjejali perut dengan bahan kimia, bukan?

Mengurai Mitos Seputar Kehamilan

Mitos Seputar Kehamilan
Hamil merupakan momen ajaib bagi wanita. Pada fase ini ada beragam hal yang terjadi baik itu secara psikis dan psikologis. Kondisi ini juga identik dengan masa rawan. Oleh karena itu, seorang ibu hamil dituntut untuk berhati-hati pun cermat dalam segala hal. Sayangnya, oleh karena ketidaktahuan, banyak ibu hamil yang mempercayai beberapa hal yang secara ilmiah belum bisa dipertanggungjawabkan. Di Indonesia secara khusus, ada banyak mitos seputar kehamilan yang kebenarannya masih abu-abu. Uniknya, masing-masing daerah memiliki mitos yang berbeda-beda. Dengan demikian, secara umum bisa dikatakan bahwa mitos dipengaruhi oleh latar belakang budaya. Berikut sederet mitos seputar masa hamil yang paling populer.